Cari Blog Ini

Minggu, 04 Juli 2010

kau...

hujan masih menderu diikuti tiupan angin sayu
aku masih terduduk termangu
mambayangkan rona wajah manis rupawanmu
layaknya lukisan mona lisa yang dipuja seluruh dunia

akan kah hujan ini akan usai
dan diselimuti pelangi memuja dunia
agar burung terpukau memuja indahnya
seperti aku yang terpukau dengan keindahanmu

tak tahu harus apa lagi yang terucap
layaknya sengatan listrik yang membuat saraf ku terhenti
apakah itu cinta pandangan pertama?
seperti ada sesuatu gejolak yang ingin keluar dan teriak menyelimuti langit dunia

kau...
gadisku yang kan kupuja dan kan selalu begitu
layaknya pelangi
yang kan selalu dipuija oleh burung di angkasa yang terpukau dengan keindahannya

3 komentar: